Ketua DPC PDI
Perjuangan (PDIP) Solo FX Hadi Rudyatmo memimpin deklarasi Jaringan Militan
Ganjar Pranowo (Jari Tangan) mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres 2024. Rudy
menilai Ganjar sama seperti Jokowi sebagai penerus cita-cita Bung Karno.
Menurut Rudy, keputusan Ketua Umum PDIP Megawati
Soekarnoputri untuk mengusung Ganjar sudah sangat tepat. Masyarakat sudah tahu
akan memberikan suaranya kepada siapa pada Pilpres 2024. Ganjar adalah penerus
cita-cita proklamator kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Soekarno.
Kepemimpinan Presiden Joko Widodo, lanjut dia,
harus dilanjutkan oleh penerusnya yang benar-benar mengerti strategi
pembangunan Indonesia ke depan.
"Masyarakat sudah tahu kepada siapa pilihan
harus diberikan pada pemilu serentak di 2024 mendatang," imbuhnya.
Sebagai kader senior PDIP yang telah terlibat
aktif dalam dinamika selama kurang lebih empat dekade di partainya, Rudi
mengatakan bahwa selama ini sering terjadi kesalahpahaman terkait dengan
definisi petugas partai.
Mantan wali kota Solo ini memperjelas bahwa
predikat petugas partai yang melekat pada Jokowi dan kemudian berlanjut pada
Ganjar diberikan sebagai amanah. Amanah yang harus dijalankan untuk kemajuan
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai dengan cita-cita para bapak
pendiri bangsa.
Rudy sangat mengetahui, bahkan yakin, Megawati
sebagai Ketua Umum sangat memahami pernyataan yang pernah dikemukakan Presiden
Persemakmuran Filipina, Manuel L Quezon. Dan kembali diutarakan oleh salah
seorang Presiden Amerika Serikat, John F Kennedy yaitu "My loyalty to my
party ends when my loyalty to my country begins."
"PDI Perjuangan adalah partai dengan
ideologi yang jelas, yaitu Pancasila 1 Juni 1945," katanya.
Rudy mengemukakan bahwa ideologi partainya
berakar dari pemikiran-pemikiran Soekarno. Selain dikenal sebagai orator,
Soekarno menurut Rudy juga seorang ideolog yang memiliki pemikiran-pemikiran
yang masih relevan hingga saat ini.
"Jadi seperti pesan Bung Karno sendiri,
warisi apinya, jangan abunya," tandasnya.

0 Komentar