Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terus melakukan inovasi untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM . Setidaknya, terdapat tujuh program yang dilakukan Ganjar untuk untuk meningkatkan pendapatan pelaku UMKM selama dua periode memimpin Jateng.
Merespons hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo Syafril
Nasution menyatakan inovasi yang Ganjar lakukan merupakan kepiawaiannya dalam
menanggapi kebijakan pemerintah pusat yang fokus angkat ekonomi kerakyatan
melalui pemberdayaan UMKM. "Ini adalah salah satu kelebihan Pak Ganjar
Pranowo dalam melaksanakan kebijakan pemerintah pusat, ini juga bisa digunakan
sebagai salah satu variable leadership beliau," kata Syafril, Rabu
(28/6/2023).
Syafril Nasution yang merupakan bacaleg DPR RI
dari Partai Perindo Dapil I Jawa Tengah yang meliputi (Kabupaten dan Kota
Semarang, Kendal, dan Salatiga) itu, mencatat, realisasi peningkatan Penggunaan
Produk Dalam Negeri (P3DN) di Provinsi Jateng hingga kini sudah mencapai
98,26%. "Ini sudah melebihi target pemerintah sebagaimana yang pernah
diinstruksikan Presiden Joko Widodo bahwa 95% dari pagu anggaran pengadaan
barang dan jasa dibelanjakan untuk produk-produk dalam negeri," ujar
politisi Partai Perindo --partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada
kertas suara Pemilu 2024 itu. Syafril melanjutkan, di lingkup kerja Provinsi
Jateng, dari 98"% penggunaan produk lokal, sekitar 85,6% dari capaian
tersebut menggunakan produk dari UMKM. "Ini juga sebuah kebijakan yang
tegak lurus dengan pemerintah pusat, yang senantiasa mendorong agar UMKM dalam
negeri terus berkembang," ucapnya.
Sebagai informasi, tujuh inovasi yang dilakukan
Ganjar untuk menggenjot UMKM adalah lapak Ganjar, kredit murah, pendampingan
UMKM, Hetero Space, sertifikasi halal produk UMKM, dukung penggunaan produk
lokal, dan ekspor produk UMKM.

0 Komentar