Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menekankan pentingnya memperbanyak sekolah vokasi digital sampai pelosok negeri. Sebab, anak-anak zaman sekarang yang dikenal dengan generasi milenial dan gen z banyak yang berkecimpung dalam dunia itu.
Hal itu disampaikan Ganjar saat ngobrol dengan
generasi milenial, gen z dan influencer Medan di Warung Kudeta Kota Medan,
Minggu (11/6) malam. Hadir dalam acara itu anak-anak milenial, gen z dan
kelompok komunitas kreatif Kota Medan.
"Dunia pendidikan saya kira saat ini harus
matching dengan bakat, talenta dan minat anak. Dan hari ini yang paling bagus
menurut saya adalah sekolah vokasi digital," katanya.
Dengan
sekolah vokasi itu, anak-anak bisa mengembangkan bakat dan minat sesuai yang
mereka inginkan dan sesuai dengan kemajuan zaman.
"Sekolah
vokasi harus diperbanyak untuk menjawab kebutuhan zaman digital. Di sekolah
vokasi ini, siswa akan mempelajari fotografi, videografi, penerbang drone,
desain grafis, editing video juga jurusan pemrograman yang mempelajari coding
hingga bikin game dan robot," jelasnya.
Pengembangan sekolah vokasi, lanjut Ganjar,
sangat penting untuk menyambut bonus demografi. Saat ini, banyak anak muda
Indonesia yang berkecimpung dalam bidang-bidang itu.
Memang, lanjut dia, dibutuhkan roadmap yang
jelas untuk menghadapi bonus demografi itu. Menurut Ganjar, pemerintah hanya
harus banyak mendengar dari apa yang dibutuhkan anak-anak muda untuk
mengembangkan bakat dan minat yang ada pada dirinya.
"Jadi kami ini harus banyak mendengar dari
kalian, apa sih yang dibutuhkan. Setelah itu, baru disusun terkait pengembangan
bakat dan minatnya," jelasnya.
Intinya, lanjut Ganjar, tugas pemerintah adalah
memfasilitasi bakat dan minat generasi mudanya. Mereka diberikan keleluasaan
untuk mengeluarkan semua talenta yang dimiliki.
"Pemerintah hanya perlu mendampingi dan
memberikan akses yang dibutuhkan. Kamu punya talenta bagus, pemerintah suport
dan berikan fasilitas. Kalau ada yang nggak bisa, tugas pemerintah mendampingi,
diberikan pelatihan. Dibuatkan semacam coworking space, menjalin kolaborasi dan
lainnya," jelasnya.
Tak hanya bonus demografi, dalam obrolan itu
Ganjar dan anak-anak milenial dan Gen Z Medan juga bicara banyak isu lainnya.
Seperti isu lingkungan, perlindungan anak magang dan hak atas kekayaan
intelektual dan lainnya.

0 Komentar