Hasil survei Lembaga Survei Jakarta (LSJ) menerangkan, bacapres dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo mendapat dukungan paling banyak dari kalangan yang berlatar belakang pengangguran.

Rilis survei menyebutkan, elektabilitas Ganjar dari kalangan pengangguran sebesar 43,5 persen.

Dikutip dari Tribunnews.com pada Selasa (4/7/2023), Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto memberikan penjelasan dalam jumpa pers hasil survei LSJ, Senin (3/6/2023).

Keunggulan elektabilitas Ganjar dari kalangan pengangguran ini jika Pemilihan Presiden (Pilpres) diselenggarakan sekarang.

"Hasil analisis LSJ menunjukkan bahwa bagian terbesar responden yang berlatar belakang pengangguran, yakni 43,5 persen menjatuhkan pilihan pada Ganjar Pranowo jika Pilpres dilaksanakan saat ini," ujar Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto.

Dikatakan, sebanyak 32,5 persen mengaku akan memilih Prabowo Subianto dan 20,5 % responden pengangguran memilih Anies Baswedan.

Namun, Direktur Riset LSJ menjelaskan kelompok pengangguran termasuk dalam kelompok pemilih kritis.

Oleh sebab itu mereka bisa dengan mudah beralih pilihan dari satu Capres ke Capres lain.

Dikatakan, mereka akan memilih Capres yang berpotensi dapat menciptakan lapangan kerja.

"Tapi pada akhirnya mereka akan memilih Capres yang berpotensi dapat menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Sebelumnya LSJ juga merilis hasil survei terkait elektabilitas Capres simulasi 3 nama.

Yakni Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Direktur Riset LSJ, Fetra Ardianto menerangkan, dalam hasil survei kali ini, elektabilitas Prabowo Subianto berada di puncak dan sangat signifikan.

Yakni sebesar 40,3 persen.

Lalu disusul Ganjar Pranowo dengan perolehan 32,6