Beredar video yang memperlihatkan bakal calon presiden usungan PDIP Ganjar Pranowo dikawal sejumlah tentara kerajaan Arab Saudi saat melakukan ibadah haji di Mekkah.

Video tersebut diunggah oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus melalui akun Twitternya pada Jumat (30/6).

Nampak dalam video berdurasi 11 detik itu Gubernur Jawa Tengah berjalan mengenakan kain ihram.


Video ini muncul setelah loyalis Anies Baswedan ketahuan menyebarkan foto dan narasi haoks soal perlakuan khusus Kerajaan Arab Saudi.

Jhon dalam keterangannya, menyebut sosok pria berseragam itu merupakan utusan Kerajaan Arab Saudi.

Tentara tersebut diperuntukkan untuk mengawal bakal calon presiden Ganjar Pranowo dan keluarga.

“Ganjar Pranowo dikawal langsung oleh tentara kerajaan Arab saudi dan keluarga kerajaan Arab Saudi,” jelasnya Jhon.

Lebih lanjut Jhon menyinggung soal pengakuan.

Ia menegaskan bahwa menjadi panutan tak butuh pengakuan, karena hal itu akan diakui oleh khalayak.


“Menjadi panutan tak butuh pengakuan, karena dia akan diakui sendiri oleh khalayak,” katanya.

Sebelumnya diketahui, Eks Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar membuat pengakuan mengejutkan setelah beberapa waktu lalu mengunggah foto Anies Baswedan bersama Raja Salman.

Guru Besar Sosiologi itu mengaku apa yang ia unggah itu tidak benar aluas hoaks.

Lebih lanjut ia mengatakan ada seseorang yang mengirimkan foto Anies bersama Raja Salman kepadanya.

Dengan narasi eks Gubernur DKI Jakarta itu dapat undangan oleh Kerajaan Arab Saudi.

Ia pun meminta maaf atas ketidaktelitian memposting foto hoak tersebut.

“Sehubungan adanya yang dikirim ke HP saya tentang foto editan Anies bersama raja Salman saat tawaf ternyata itu hoax,” jelas Musni Umar melalui akun Twitternya pada (26/6).